PERKEBUNAN

perkebunan_sawit-L

Perkebunan dan Usaha Kehutanan

Peraturan tentang Perkebunan diatur dalam Undang-undang nomor 18/2004 dengan aturan pelaksanaanya lewat peraturan Menteri Pertanian nomor 26/2007.

Pada prinsipnya terdapat dua jenis utama perkebunan di Indonesia, kelapa sawit dan kayu. Ketika perkebunan terletak di kabupaten, semua izin perkebunan diperoleh dari Bupati. Pengecualian adalah untuk lisensi untuk menggunakan Kawasan Hutan, yang membutuhkan izin pelepasan hutan. Rekomendasi dari Gubernur provinsi juga diperlukan untuk beberapa izin. Ketika perkebunan di wilayah lebih dari satu daerah, maka Gubernur adalah otoritas penerbit untuk semua izin lainnya dari pelepasan hutan. Sebuah perusahaan atau pemohon wajib telah membangun fasilitas perkebunan, dan telah melakukan pembukaan lahan (tanpa pembakaran) dalam waktu dua tahun dari IUP yang diterbitkan.

 Perkebunan kelapa sawit

Sebuah perusahaan perkebunan hanya dapat memiliki atau mengontrol maksimal 20.000 hektar dalam satu provinsi atau dua kali lipat di Papua, dan maksimal 100.000 hektar lahan total di Indonesia. Terdapat tiga jenis izin perkebunan yang dialokasikan untuk kegiatan yang berkaitan perkebunan kelapa sawit:

  • Izin Usaha Perkebunan (IUP)
  • Izin Usaha Perkebunan untuk Budidaya (IUP-B)
  • Izin Usaha Perkebunan untuk pengolahan (IUP-P)

Lisensi perkebunan kelapa sawit untuk skala komersial budidaya kelapa sawit (lebih dari 25 ha) membutuhkan langkah-langkah berikut:

  1. Semua perusahaan memerlukan izin usaha.
  2. Izin lokasi – langkah pertama membangun perkebunan dimulai dengan permintaan Izin Lokasi. Izin dimintakan di Kantor Pertanahan dengan mengusulkan area target dan memberikan rencana pengembangan. Daerah lokasi harus sesuai dengan area budidaya dalam rencana tata ruang. Keputusan akhir adalah dengan Bupati atau Gubernur, yang mengeluarkan surat rekomendasi untuk menerima izin ini.

Izin Usaha Perkebunan (IUP) – untuk memulai operasi, perusahaan memerlukan izin untuk beroperasi dari Kementerian. Untuk mendapatkan izin, pemohon wajib mengajukan permohonan dengan peta daerah di bawah permohonan izin (yaitu, lokasi izin), proposal teknis (studi kelayakan), rencana kerja tahunan, rencana kerja jangka panjang, dan kewajiban sosial dan lingkungan, termasuk:

  • Melengkapi Lisensi lingkungan selesai, yang meliputi hasil AMDAL atau UKL-UPL;
  • Bukti bahwa lahan akan digunakan tanpa pembakaran;
  • Rencana untuk membangun kebun masyarakat sekitar setidaknya 20 persen dari perkebunan;
  • Bukti bagaimana pekerja lokal akan didukung;
  • Prosedur penyelesaian konflik yang ditandatangani oleh Bupati.

Hak Guna Usaha (HGU) atau hak untuk eksploitasi. Setelah sebuah perusahaan memperoleh IUP, perusahaan harus segera mengurus HGU dalam waktu dua tahun setelah penerbitan lisensi. HGU dibuat oleh Badan Pertanahan Nasional (BPN), dengan informasi pajak, peta wilayah yang disetujui, salinan izin Izin Lokasi serta semua izin pelepasan hutan jika relevan. Setelah HGU berakhir, tanah menjadi milik negara.

Hanya setelah semua izin ini telah diberikan, perusahaan kemudian dapat membangun sebuah perkebunan kelapa sawit di dalam area tertentu.

Group yang bergerak dibidang Perkebunan :

logo wilmar_groupWilmar International Limited, founded in 1991 and headquartered in Singapore, is today Asia’s leading agribusiness group. Wilmar is ranked amongst the largest listed companies by market capitalisation on the Singapore Exchange.

Wilmar’s business activities include oil palm cultivation, oilseed crushing, edible oils refining, sugar milling and refining, manufacturing of consumer products, specialty fats, oleochemicals, biodiesel and fertilisers as well as flour and rice milling. At the core of Wilmar’s strategy is an integrated agribusiness model that encompasses the entire value chain of the agricultural commodity business, from cultivation, processing, merchandising to manufacturing of a wide range of agricultural products. It has over 500 manufacturing plants and an extensive distribution network covering China, India, Indonesia and some 50 other countries. The Group has a multinational workforce of about 92,000 people.

Wilmar’s portfolio of high quality processed agricultural products is the preferred choice of consumers and the food manufacturing industry. Its consumer-packed products have a leading share in many Asian and African countries. Through scale, integration and the logistical advantages of its business model, Wilmar is able to extract margins at every step of the value chain, thereby reaping operational synergies and cost efficiencies. Wilmar is a firm advocate of sustainable growth and is committed to its role as a responsible corporate citizen.

Producent :

all-proudectWILMARSANIA

 

Read More : Sustainability Policies !

logo asian_agriSebagai perusahaan kelapa sawit yang menempatkan kemitraan dengan petani dalam inti usahanya, Asian Agri telah berkembang menjadi perusahaan kelapa sawit kelas dunia.

Saat ini wilayah operasional Asian Agri berada di tiga provinsi di pulau Sumatra, Indonesia, yang meliputi kebun inti 100.000 hektar dan kebun mitra petani 60.000 hektar – salah satu yang terbesar di Indonesia.

Asian Agri menerapkan prinsip-prinsip pengelolaan kebun kelapa sawit lestari (sustainable palm oil): standar kerja tertinggi dan membangun kemitraan dengan masyarakat sekitar.

Asian Agri melalui PT Inti Indosawit Subur (PT IIS) yang merupakan induk perusahaan menjadi anggota Roundtable on Sustainable Palm Oil (RSPO). RSPO merupakan inisiatif berbagai pemangku kepentingan global yang mendorong pertumbuhan dan penggunaan minyak sawit berkelanjutan.

Asian Agri merupakan salah satu perusahaan swasta terkemuka di Indonesia yang memproduksi minyak sawit mentah (crude palm oil ) sejak tahun 1979 dan mempekerjakan sekitar 25.000 orang saat ini. Sejak tahun 1987, Asian Agri telah menjadi perintis program pemerintah Indonesia Perkebunan Inti Rakyat Transmigrasi (PIR – Trans). Saat ini, perusahaan mengelola 100.000 hektar lahan dan bermitra dengan 29.000 keluarga petani di Riau dan Jambi yang mengoperasikan 60.000 hektar perkebunan kelapa sawit.

Keberhasilan Asian Agri dalam menjadi salah satu perusahaan terkemuka CPO telah diakui secara internasional dengan sertifikasi ISO 14001 untuk semua operasinya. Learning Institute di Pelalawan, Riau, serta pusat pembibitan di Kampar, Riau, juga telah bersertifikat ISO 9001.

Selain itu, pusat penelitian dan pengembangan Asian Agri di Tebing Tinggi juga telah memperoleh sertifikasi oleh International Plant – Analytical Exchange di lab WEPAL di Wageningen University di Belanda, untuk standar yang tinggi.

Selain keberhasilannya dalam menjadi produsen CPO terkemuka dengan teknologi paling canggih, Asian Agri juga berkomitmen untuk melestarikan lingkungan.

Lebih dari 72 % dari perkebunan Inti Asian Agri di Propinsi Sumatera Utara, Riau & Jambi serta perkebunan petani plasma di Propinsi Riau & Jambi telah bersertifikat RSPO.Pada saat yang sama, ISCC (International Sustainability & Carbon Certification) telah dicapai oleh seluruh kebun baik yang dimiliki oleh Asian Agri maupun petani binaan baik yang di bawah skema petani plasma maupun skema KKPA.

Pabrik minyak kelapa sawit dan perkebunan di Buatan, Ukui, Soga, Tungkal Ulu & Muara Bulian juga telah mendapatkan sertifikat ISPO (Indonesian Sustainable Palm Oil).

Pada 2015, Asian Agri menargetkan untuk meraih sertifikasi RSPO dan ISPO untuk seluruh kebunnya.

Asian Agri Products :

asianag prod asianagr
Asian-Agri-Map-min

Read More : Sustainability Policies !

logo cargill_grupKegiatan bisnis kami di Indonesia dimulai pada tahun 1974 dengan mendirikan pabrik pakan ternak skala kecil di Gunung Putri, Bogor, Jawa Barat. Selama bertahun-tahun kami menikmati pertumbuhan yang substansial, dan saat ini kami mempekerjakan lebih dari 19.000 karyawan. Berkantor pusat di Jakarta, kami memiliki sejumlah kantor, pabrik dan fasilitas di seluruh Indonesia.

Cargill menyediakan produk dan layanan pangan, pertanian, keuangan dan industri pada untuk dunia. Bersama dengan petani, pelanggan, pemerintah, dan masyarakat, kami membantu memajukan orang-orang dengan menerapkan wawasan kami dan pengalaman selama hampir 150 tahun. Kami memiliki 150.000 pegawai di 70 negara yang berupaya memberikan pangan pada dunia dengan cara yang bertanggung jawab, mengurangi dampak lingkungan, dan memajukan masyarakat tempat kami tinggal dan bekerja.

Kantor Pusat

Wisma 46 – Kota BNI
Lantai 26
Jl. Jend. Sudirman Kav. 1
Jakarta 10220


Tel.: +62-21-5746868
Fax: +62-21-5745757

Products :

na3011079cim047487

 

 

 

Read More : Corporate Responsibility !

logo GARGolden Agri-Resources Ltd (“GAR”) is the world’s second largest palm oil plantation company with a total planted area of 483,100 hectares (including smallholders) as at 30 June 2016, located in Indonesia. It has integrated operations focused on the production of palm-based edible oil and fat.

Founded in 1996, GAR was listed on the Singapore Exchange in 1999 with a market capitalisation of US$3.3 billion as at 30 June 2016. Flambo International Ltd, an investment company, is GAR’s largest shareholder, with a 50.35% stake. GAR has several subsidiaries, including PT SMART Tbk which was listed on the Indonesia Stock Exchange since 1992.

GAR is focused on sustainable palm oil production. In Indonesia, its primary activities include cultivating and harvesting of oil palm trees; processing of fresh fruit bunch into crude palm oil (“CPO”) and palm kernel; merchandising and refining CPO into value-added products such as cooking oil, margarine and shortening. It also has operations in China and India including a deep-sea port, oilseeds crushing plants, production capabilities for refined edible oil products as well as other food products such as noodles.

       banner_GAR

Read More : Sustainability Policy!

Musim_Mas_LogoBerkantor pusat di Singapura, Musim Mas beroperasi secara global di seluruh spektrum bisnis kelapa sawit. Sebagai sebuah perusahaan swasta, MM mempekerjakan 28.500 orang dengan kebangsaan dan latar belakang yang beranekaragam.

Kegiatan usaha MM meliputi keseluruhan rantai pasokan minyak kelapa sawit:
  • Mengelola perkebunan kelapa sawit untuk menghasilkan tandan buah segar (TBS)
  • Pengolahan buah sawit untuk menghasilkan minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (PK)
  • Proses pemecahan inti sawit untuk mendapatkan minyak inti sawit (PKO)
  • Penyulingan CPO dan PKO
  • Pengolahan lebih lanjut untuk menghasilkan produk bernilai tambah seperti lemak khusus (specialty fats), oleokimia, biodiesel, sabun, lilin dan produk-produk fungsional seperti pengemulsi
  • Pabrikasi dan pemasaran barang-barang konsumen seperti produk minyak goreng dan produk perawatan tubuh
  • Pengiriman dan pemasaran produk bernilai tambah ke destinasi global
Produk MM dipasarkan ke lebih dari 80 negara di seluruh dunia.
MM berkomitmen menjadi mitra pilihan untuk perusahaan-perusahaan multi nasional. MM  bertujuan untuk membantu customer MM dengan menyediakan solusi logistik yang efisien dan produk yang berkualitas.

            musimas          welcome_img

Read More : Sustainability Policy!